Posts Tagged ‘unsur’

Unsur Kerusakan


Kaidah hukum:

Pasal 170 ayat (1) KUHP tidak dapat dikenakan kepada para Terdakwa, sebab unsur melakukan kekerasan dalam pasal 170 (1) KUHP bukan merupakan alat / usaha untuk mencapai tujuan (niat para terdakwa), sehingga seandainya pun terjadi kerusakan hanyalah merupakan akibat saja dari perbuatan kekerasan tersebut lebih tepat dikenakan pasal 406 (1) KUHP.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 329 K/Pid/1996

Terbit : 1996

Hal. 465

Iklan

Unsur Kelalaian/Kealpaan


Kaidah hukum:
Judex factie telah salah menerapkan hukum, sebab korban jatuh karena terserempet oleh pengendara sepeda yang didepannya dan karena jatuhnya ke kanan maka korban tergilas oleh roda bus yang dikemudikan terdakwa; ternyata kendaraan bus yang dikemudikan terdakwa berada di jalur yang benar atau di sebelah kiri, sehingga tidak terbukti tidak adanya unsur kelalaian/kealpaan pada diri terdakwa dan Mahkamah Agung mengadili sendiri.

Kaidah hukum:
No. 1104 K/Pid/1990
Terbit : 1994
Hal. 1

Unsur Mengetahui Barang Berasal Dari Kejahatan


Kaidah hukum:
“Apabila terdakwa tidak mengetahui, menduga/menyangka barang-barang tersebut berasal dari kejahatan maka karena itu salah satu unsur dari pasal 480 KUHP tidak dapat dibuktikan. Oleh karenanya terdakwa harus dibebaskan dari dakwaan dan bukan dilepas dari tuntutan hukum”.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1130 K/Pid/1985
Terbit : 1987
Hal. 236

Terdakwa Bebas Dari Segala Tuduhan Karena Unsur Pidana Tidak Terbukti


Kaidah hukum:

Karena unsur- tindak pidana, yang juga dinyatakan dalam surat tuduhan, tidaklah terbukti, terdakwa seharusnya “dibebaskan dari segala tuduhan” dan tidak “dilepaskan dari tuntutan hukum”.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 163 K/Kr/1975

Terbit : 1977-2

Hal. 39-46

Unsur Kesengajaan


Kaidah hukum:
Walaupun unsur kesengajaan ada disebut dalam tuduhan mengenai pasal 1 UU Darurat No. 12/1951 hal ini tidak mengakibatkan batalnya tuduhan tersebut.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 10 K/Kr/1969
Terbit : 1970
Hal. 101-116

Unsur Penipuan


Kaidah hukum
Unsur penipuan hapus, karena uang yg dimintakan oleh terdakwa dan sesuai dengan ucapan terdakwa diperhitungkan dengan / diambil dari honorarium terdakwa, meskipun uang tersebut tidak dibelikan ban sepeda motor untuk saksi sebagaimana diutarakan waktu terdakwa minta uang tersebut.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 67 K/Kr/1969
Terbit : 1970
Hal. 61-64

Unsur Sifat Melawan Hukum


Kaidah hukum:
– Dalam setiap tindak pidana selalu ada unsure sifat melawan hukum pada perbuatan-perbuatan yang dituduhkan, walaupun dalam rumusan delik tidak selalu dicantumkan.
– Walaupun rumusan delik penadahan tidak mencantumkan sifat melawan hukum, tidaklah berarti bahwa perbuatan-perbuatan yang dituduhkan telah merupakan delik penadahan kalau sifat melawan hukum tidak ada sama sekali.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 30 K/Kr/1969
Terbit : 1970
Hal. 47-53