Posts Tagged ‘tuduhan’

Dakwaan Yang Tidak Cermat, Jelas dan Lengkap (Kabur) Harus Batal Demi Hukum


Kaidah hukum:
Pengadilan Tinggi telah tepat dengan mempertimbangkan, bahwa tuduhan yang samar-samar/ kabur harus dinyatakan batal demi hukum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 492 K/Kr/1981
Terbit : 1983-1
Hal. 41-50

Kaidah hukum:
Dakwaan tidak cermat, jelas dan lengkap sehingga harus dinyatakan batal demi hukum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 808 K/Pid/1984
Terbit : 1985-1
Hal. 74-104

Kaidah hukum:
Karena surat dakwaan tidak dirumuskan secara cermat dan lengkap, dakwaan dinyatakan batal demi hukum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 33 K/mil/1985
Terbit : 1985-2
Hal. 28-42

Pengadilan Tinggi Harus Memeriksa Dakwaan Subsidair Apabila Dakwaan Primair Tidak Terbukti


Kaidah hukum:

Dalam hal ada dua tuduhan di mana tuduhan primair terbukti dan tuduhan primair itu dapat dibanding, maka kalau dalam Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa tuduhan primair tidak terbukti, Pengadilan Tinggi harus memutus juga tuduhan subsidiarnya ini termasuk perkara yang menurut pasal 6 ayat 1 UU No.1 Drt. Tahun 1951 tidak dapat di banding, karena Pengadilan Tinggi di sini bertindak selaku Hakim Pertama.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 162 K/Kr/1979

Terbit : 1979-1

Hal. 69-78

Perubahan Surat Dakwaan


Kaidah hukum:
Perubahan surat tuduhan yang dimaksud oleh pasal 282 HIR adalah perubahan yang tidak mengakibatkan timbulnya perbuatan pidana lain.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 15 K/Kr/1969
Terbit : 1971
Hal. 34-61