Posts Tagged ‘tanah’

Permohonan Hak Atas Tanah


Kaidah hukum:
Pengadilan tidak berwenang untuk memeriksa dan mengadili permohonan penetapan “hak atas tanah” tanpa adanya sengketa atas hak tersebut

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1341 K/Sip/1974
Terbit : 1978-1
Hal. 240-248

Sita Jaminan Masih Melekat Karena Ada Upaya Banding


Kaidah hukum:
Walaupun putusan PTUN antara lain Amarnya mengangkat Sita Jaminan, akan tetapi karena penggugat menyatakan banding, maka status Sita Jaminan masih tetap melekat pada tanah tersebut.
Penggugat sebagai pemegang hak dan menguasai tanah tersebut secara fisik seharusnya mendapat prioritas Hak Guna Bangunan, karena pengurus Yayasan Al-Ihsan yg menjual tanah tersebut kepada Andrianto Gunawan keabsahan kepengurusannya masih sedang disengketakan di Pengadilan Tata Usaha Negara dan masih dalam taraf pemeriksaan tingkat banding.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 01 K/TUN/1996
Terbit : 1997
Hal. 473

Pencabutan hak atas tanah untuk kepentingan umum


Kaidah hukum:
“Bahwa pencabutan hak atas tanah berdasarkan UU No.5 tahun 1960 dan sebagai pelaksanaan Pasal 18 UU No.5 tahun 1960, telah dikeluarkan UU No.20 tahun 1961 yg memberikan wewenang kepeda Presiden untuk mencabut hak seseorang atas tanah dengan dasar dan alasan untuk kepentingan umum”.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 103 K/TUN/1998
Terbit : 1999
Hal. 445

Jual Beli Tanah


Kaidah hukum:
Jual beli tanah yang dilakukan dengan terang dimuka pejabat desa.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 237 K/Sip/1968
Terbit : 1969
Hal. 533-535

Sawah Warisan yang Digadaikan


Kaidah hukum:
Penggugat sebagai ahli waris almarhum pewaris menuntut sawah warisan
almarhum yang digadaikan kepada ayah dan suami para tergugat.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 8 K/Sip/1967
Terbit : 1969
Hal. 558-560

Tanah Yang Dikuasai Orang lain


Kaidah hukum:
Seseorang yang mengaku berhak terhadap suatu barang, yang dalam hal ini tanah, tidak dapat mengambil/menguasai dari penguasaan orang lain begitu saja atau bertindak main hakim, melainkan harus melalui prosedur hukum yakni gugatan perdata.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 354 K/Pid/1993
Terbit : 1996
Hal. 418

Lamanya Menguasai Tanah Tidak Mengakibatkan Hilangnya Hak Milik


Kaidah hukum:
Lamanya menguasai tanah tidak mengakibatkan hilangnya hak milik ataupun hak menggarap dari pada orang lain.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 51 K/Sip/1975
Terbit : 1977-1
Hal. 117-121