Posts Tagged ‘jual beli’

Jual Beli Tanah


Kaidah hukum:
Jual beli tanah yang dilakukan dengan terang dimuka pejabat desa.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 237 K/Sip/1968
Terbit : 1969
Hal. 533-535

Dalam Jual Beli Tidak Ada Bunga


Kaidah hukum:
Dalam jual beli tidak ada persoalan bunga; maka tuntutan penggugat mengenai bunga 6 % sebulan karena keterlambatan pembayaran oleh tegugat selaku pembeli, tidak dapat dikabulkan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1061 K/Sip/1973
Terbit : 1978-1
Hal. 78-93

Dengan Uang Panjar Saja Belum Terjadi Jual Beli


Kaidah hukum:
Dengan adanya uang panjar saja, belumlah ada jual beli mengenai rumah tersengketa.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 86 K/Sip/1972
Terbit : 1977-2
Hal. 79-83

Hubungan Hukum Perjanjian Tidak Dapat Ditafsirkan Sebagai Penipuan


Kaidah Hukum:
Hubungan hukum yang terjadi antara terdakwa dengan saksi merupakan hubungan perdata dalam bentuk perjanjian jual beli dengan syarat pembayaran dalam tempo 1 (satu) bulan, yang tidak dapat ditafsirkan sebagai tindak pidana penipuan ex pasal 378 KUHP.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 39 K/Pid/1984
Terbit : 1984-1
Hal. 17-29

Putusan yang Dapat Dijalankan Lebih Dahulu


Kaidah Hukum:

Ternyata penggugat asal mendasarkan haknya atas sawah sengketa pada keputusan Pengadilan Negeri Sigli No. 268/1956 yang sekarang dalam taraf banding yang walaupun dinyatakan keputusan dapat dijalankan lebih dahulu namun belum dilaksanakan / dieksekusi;
Karena adanya banding, maka secara formil dan juga de facto penggugat asal belum menjadi milik dari sawah sengketa, karenanya belum berwenang untuk meminta ditetapkan sebagai pemilik dan meminta pembatalan jual beli sawah sengketa; Penggugat asal harus menunggu perkara No. 268/1956 tersebut mempunyai kekuatan pasti atau meminta pelaksanaan keputusan tersebut.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1549 K/Sip/1974
Terbit : 1976
Hal. 171-175

Gadai Tanah (Jual Beli Sende)


Kaidah hukum:
Bahwa istilah hak gadai yang dimuat dalam peraturan pemerintah No. 56 tahun 1960 pasal 7 adalah sama halnya dengan jual beli sende tanah, oleh karenanya tanah tersebut dikembalikan tanpa uang tebusan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 903 K/Sip/1972
Terbit : 1975
Hal. 86-90

Gugatan yang Kurang Pihak


Kaidah hukum:

Jual beli antara tergugat dengan orang ke-3 tidak dapat dibatalkan, tanpa di-ikut sertakan orang ke-3 tersebut sebagai tergugat dalam perkara.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 938 K/Sip/1971

Terbit : 1973

Hal. 97-130