Posts Tagged ‘hutang’

Sengketa Tentang Piutang Merupakan Sengketa Perdata


Kaidah Hukum:
Sengketa tentang piutang merupakan sengketa Perdata.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 93 K/Kr/1969
Terbit : 1969
Hal. 15-26

Kurang Tepat Tergugat Dihukum Membayar Hutang Secara Mengangsur


Kaidah Hukum:

Meskipun oleh judex facti dianggap terbukti bahwa hutang tergugat pembayarannya secara mengangsur, namun karena adanya wanprestasi kuranglah tepat tergugat dihukum untuk membayar hutangnya secara mengangsur setiap bulan dengan mengambil dari gaji,…….

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 770 K/Sip/1973
Terbit : 1976
Hal. 103-106

Barang Jaminan Tidak Otomatis Menjadi Milik Yang Menghutangkan Apabila Yang Berhutang Wanprestasi


Kaidah hukum:
Dalam hal hutang piutang uang dgn barang.suatu barang tetap, kalau yang berhutang melakukan wanprestasi tidak dengan otomatis barang-barang tanggungan itu menjadi milik yang menghutangkan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 401 K/Sip/1972
Terbit : 1974
Hal. 280-296

Jangka Waktu Pinjam Meminjam yang Tidak Ditentukan


Kaidah hukum:
Dalam hubungan pinjam meminjam semen antara dua org tionghoa di Maluku, berlakulah Hukum Barat (B.W.).
Karena Pengadilan Tinggi dlm mengartikan bunyinya syarat pengembalian pinjaman semen yang berbunyi : “Bilamana biaya tambahan datang” semata-mata menurut hurufnya ternyata membawa ketidakadilan (setelah 11 tahun ternyata tidak datang juga biaya tambahan itu), maka syarat tersebut harus diartikan sama dengan “Untuk waktu yang tidak tertentu yang sama artinya dan apabila si peminjam berkemampuan untuk itu” dari pasal 1761 B.W., sehinga karenanya Hakim dapat menentukan waktu untuk pengembalian itu.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 547 K/Sip/1969
Terbit : 1970
Hal. 381