Posts Tagged ‘gadai’

Gugatan Tidak Diterima Karena Belum Sampai Masanya (Prematur)


Kaidah hukum:
Pertimbangan Pengadilan Tinggi yang dibenarkan Mahkamah Agung:
Persetujuan pegang gadai antara penggugat dengan tegugat, di mana diperjanjikan bahwa tergugat akan menguasai tanah sengketa selama 75 tahun dan kepadanya diijinkan untuk mendirikan rumah dengan secukupnya di atas tanah itu, tidaklah termasuk dalam cakupan pasal 7 Undang-Undang No. 56/1960.

Gugatan penggugat harus dinyatakan tidak bisa diterima karena belum sampai masanya.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 101 K/Sip/1974
Terbit : 1976
Hal. 99-102

Gadai Tanah (Jual Beli Sende)


Kaidah hukum:
Bahwa istilah hak gadai yang dimuat dalam peraturan pemerintah No. 56 tahun 1960 pasal 7 adalah sama halnya dengan jual beli sende tanah, oleh karenanya tanah tersebut dikembalikan tanpa uang tebusan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 903 K/Sip/1972
Terbit : 1975
Hal. 86-90

Gadai Tanah Pertanian


Kaidah hukum:
Ketentuan pasal 7 ayat 1 Perpu 56/1960 yang menentukan “bahwa gadai tanah pertanian yang telah berlangsung 7 tahun atau lebih harus dikembalikan kepada pemiliknya tanpa pembayaran uang tebusan “ adalah bersifat memaksa dan tidak dapat dilunakkan hanya karena telah diperjanjikan antara kedua belah pihak yang bersangkutan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 810 K/Sip/1970
Terbit : 1971
Hal. 213-216

Gadai Tidak Tunduk pada Daluwarsa


Kaidah hukum:
Gadai tidak tunduk pada daluwarsa.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 420 K/Sip/1968
Terbit : 1969
Hal. 545-549

Kaidah hukum:
Karena tuntutan penggugat adalah pengembalian sawah terperkara dengan tebusan sebanyak ¾ ekor kerbau, keputusan judex facti:”menghukum tergugat untuk menyerahkan sawah terperkara kepada penggugat” adalah tidak sesuai dengan tuntutan, meskipun pasal 7 ayat 1 Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 56 tahun 1960 tidak mengharuskan penebusan dalam hal penggadaian tanah lebih dari 7 tahun, maka perlu diperbaiki sesuai dengan kesanggupan penggugat untuk memberi tebusan ¾ ekor kerbau itu.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 95 K/Sip/1974
Terbit : 1977-2
Hal. 42-46

Kaidah hukum:
Menurut hukum adat penebusan tanah gadai tidak mengenal daluwarsa dan dengan berlakunya UU Pokok Agraria tanah yang digadaikan lebih dari 7 tahun harus dikembalikan kepada pemiliknya tanpa membayar uang tebusan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1627 K/Sip/1974
Terbit : 1977-2
Hal. 38-41