Posts Tagged ‘batal’

Putusan Yang Kurang Tepat Dan Tidak Terperinci Harus Dibatalkan


Kaidah hukum:
Keputusan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri,karena kurang tepat dan tidak terperinci, harus dibatalkan.

Yurisprudensis Mahkamah Agung
No. 588 K/Sip/1975
Terbit : 1977-2
Hal. 138-141

Amar Putusan Yang Tidak Menyebutkan Secara Lengkap Identitas Terdakwa Adalah Batal Demi Hukum


Kaidah hukum:
“Putusan Pengadilan Tinggi harus dinyatakan batal demi hukum karena tidak mencantumkan dengan lengkap identitas terdakwa dalam amar putusannya sebagaimana dimaksud pasal 197 ayat 1 sub k KUHAP.
Maka seharusnya Pengadilan Tinggi diperintahkan lagi untuk memutus perkara tersebut, namun mengingat azas peradilan yang cepat, Mahkamah Agung akan mengadili sendiri perkara tersebut”.

Yurissprudensi Mahkamah Agung
No. 169 K/Pid/1988
Terbit : 1987
Hal. 269

Dakwaan Yang Tidak Cermat, Jelas dan Lengkap (Kabur) Harus Batal Demi Hukum


Kaidah hukum:
Pengadilan Tinggi telah tepat dengan mempertimbangkan, bahwa tuduhan yang samar-samar/ kabur harus dinyatakan batal demi hukum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 492 K/Kr/1981
Terbit : 1983-1
Hal. 41-50

Kaidah hukum:
Dakwaan tidak cermat, jelas dan lengkap sehingga harus dinyatakan batal demi hukum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 808 K/Pid/1984
Terbit : 1985-1
Hal. 74-104

Kaidah hukum:
Karena surat dakwaan tidak dirumuskan secara cermat dan lengkap, dakwaan dinyatakan batal demi hukum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 33 K/mil/1985
Terbit : 1985-2
Hal. 28-42

Berita Acara Persidangan Yang Tidak Ditandatangani


Kaidah hukum:

Tidak ditanda-tanganinya berita acara persidangan oleh Panitera Pengganti tidak menyebabkan batalnya putusan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 96 K/Kr/1976

Terbit : 1978-2

Hal. 80-89

Tidak Dipertimbangkan Memori Banding Tidak Mengakibatkan Putusan Batal


Kaidah hukum:

Tidak dipertimbangkan memori banding oleh Pengadilan Tinggi tidak mengakibatkan batalnya putusan Pengadilan Tinggi tersebut.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 786 K/Sip/1972

Terbit : 1973

Hal. 209-274

Putusan Tidak Sah dan Batal Karena Diucapkan Tidak di Sidang Terbuka Untuk Umum


Kaidah hukum:

Putusan Pengadilan yang tidak diucapkan di muka umum adalah tidak sah dan harus dibatalkan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 334 K/Sip/1972

Terbit : 1973

Hal. 195-208

Jual Beli dengan Iktikad Tidak Jujur Batal


Kaidah hukum:

Jual beli tanah meskipun telah memenuhi procedur perundang-undangan Agraria namun harus dinyatakan batal, karena didahului dan disertai itikad-iktikad  yang tidak jujur.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 663 K/Sip/1971

Terbit : 1973

Hal. 58-87