Posts Tagged ‘barang’

Pengrusakan Rumah/Barang


Kaidah hukum:
Perbuatan tertuduh, merusak rumah, tidak dapat dituntut, karena tertuduh adalah isteri dari pemilik rumah tersebut.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 124 K/Kr/1972
Terbit : 1981-2
Hal. 12-23

Pemesan Barang Bertanggung Jawab Atas Kekurangan Pembayaran


Kaidah hukum:
Indent order” adalah suatu macam perjanjian yang sudah mendapat tempat tersendiri di kalangan perdagangan. Dengan adanya konosemen di Bank berarti bahwa konosemen itu telah berada di tangan si penerima pesanan barang, oleh karena mana resiko harus dibebankan kepada si pemesan barang, yang tidak memenuhi pembayaran selebihnya.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 855 K/Sip/1972
Terbit : 1975
Hal. 112-117

Putusan Yang Tidak Mempertimbangkan Dasar-Dasar Perampasan Barang Bukti Merupakan Putusan Yang Kurang Beralasan Sehingga Harus Dibatalkan


Kaidah hukum:
Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri dalam keputusannya tidak mempertimbangkan dasar-dasar perampasan barang bukti, oleh karena mana kedua keputusan tersebut sebagai kurang beralasan harus dibatalkan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 89 K/Kr/1968
Terbit : 1969
Hal. 279-290

Saudara Suami Menggugat Harta Campur Kaya yang dikuasai janda almarhum


Kaidah Hukum:
Penggugat sebagai saudara dari almarhum suami tergugat, menggugat pembagian barang campur kaya yang masih dikuasai oleh tergugat sebagai janda almarhum.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 89 K/Sip/1968
Terbit : 1969
Hal.393-397