Posts Tagged ‘anak’

Hukum Tidak Mengenal Kata “Hampir Dewasa”


Kaidah hukum:

Hukum tidak mengenal kata “hampir dewasa” bagi orang yang berumur 14 tahun.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 821 K/Pid/1996

Terbit : 1996

Hal. 458

Iklan

Pembagian Warisan Dalam Hal Pewaris Tidak Meninggalkan Anak


Kaidah hukum:
Dalam hal tidak ada anak, harta warisan setengah bagian untuk janda dan yang setengah bagian untuk keluarga suami atau seluruhnya dapat dinikmati janda selama hidupnya dan selama ia tidak kawin lagi.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 284 K/Sip/1975
Terbit : 1977-2
Hal. 65-68

Anak Gawan Tidak Berhak atas Harta Gono Gini


Kaidah hukum:
Barang gono gini harus jatuh kepada anak kandung bukan kepada anak gawan, oleh karena itu hibah tanpa sepengetahuan yang berkepentingan patut dibatalkan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 400 K/Sip/1975
Terbit : 1977-1
Hal. 98-105

Pengangkatan Anak di Bali


Kaidah hukum:
Menurut adat Bali pengangkatan anak harus disertai upacara “pemerasan” tersendiri dan penyiaran di banjar merupakan syarat mutlak

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1461 K/Sip/1974
Terbit : 1977-1
Hal. 80-85

Batas Umur Seseorang Berada di Bawah Perwalian


Kaidah hukum:
Dengan berlakunya Undang-undang No. 1 tahun 1974 (UU Tentang Perkawinan) maka berdasarkan pasal 50 UU tersebut batas umur seseorang yang berada di bawah kekuasaan perwalian adal 18 tahun, bukan 21 tahun.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 477 K/Sip/1976
Terbit : 1977-1
Hal. 41-45

Anak yang Sah


Kaidah Hukum:

Pengadilan Tinggi / Pengadilan Negeri telah dengan tepat mempertimbangkan bahwa karena perkawinan antara tergugat I dgn mendiang Ompu Situmindang Sitorus pada bulan Pebruari 1958 adalah sah; sedangkan perkawinan tergugat I dengan tergugat II tidak dapat dibenarkan karena tidak disetujui oleh pihak parboru tubu dan juga tergugat-tergugat tidak ada menyelesaikan pemutusan pertalian dengan mendiang Ompu Situmindang Sitorus; maka dengan demikian anak laki-laki yang dilahirkan oleh tergugat I termaksud adalah sah keturunan mendiang Ompu Situmindang Sitorus.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 792 K/sip/1973
Terbit : 1976
Hal. 125-129

Hukuman Maksimum Bagi Anak Yang Melakukan Tindak Pidana


Kaidah hukum:
Penghukuman tertuduh yang belum berumur 16 tahun, dengan hukuman penjara selama 7 tahun karena bersalah melakukan pembunuhan tidak bertentangan dengan pasal 45 KUHP
Karena hukuman tersebut masih di bawah maksimum bagi anak di bawah umur dan dalam pasal 45 KUHP ada 3 alternatif yang dapat dipilih oleh hakim antara lain menghukum anak yang bersalah.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 520 K/Pid/1982
Terbit : 1982-2
Hal. 1-23