Posts Tagged ‘alat’

Sumpah Decisoir/Sumpah Pemutus


Kaidah hukum:
Permohonan sumpah decisoir hanya dapat dikabulkan kalau dalam suatu perkara sama sekali tidak terdapat bukti-bukti.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 575 K/Sip/1973
Terbit : 1978-1
Hal. 251-258

Salah Menerapkan Hukum Pembuktian


Kaidah hukum:
Dengan tidak memperhatikan alat-alat bukti dan kekuatan pembuktian yang telah diperoleh dalam persidangan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi telah salah menerapkan hukum pembuktian.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 192 K/Kr/1979
Terbit : 1981-1
Hal. 17-27

Bukti Pengakuan


Kaidah hukum:
Pengakuan tergugat yang dikuatkan oleh akte notaris harus dianggap bukti cukup untuk membenarkan keadaan yang diakui tergugat itu.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 665 K/Sip/1973
Terbit : 1973
Hal. 272-288

Bukti Surat


Kaidah hukum:

Satu surat bukti saja tanpa dikuatkan oleh alat bukti lain tidak dapat diterima sebagai pembuktian.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 665 K/Sip/1973
Terbit : 1973
Hal. 272-288

Alat Pekerjaan yang Digunakan Sehari-hari Bukan Merupakan Senjatan Tajam


Kaidah hukum:

Bagi seorang petani arit, cangkul dan parang adalah alat pekerjaan sehari-hari, yang tidak dapat dianggap termasuk senjata tajam yang dimaksudkan oleh pasal 2 (1) UU Darurat No.12 tahun 1951.

Maka berdasarkan pasal 16 UU Mahkamah Agung Indonesia No.1 tahun 1950 permohonan kasasi haruslah dinyatakan tidak dapat diterima.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 103 K/Kr/1975

Terbit : 1977-1

Hal. 1-5