Posts Tagged ‘385’

Melakukan Pembenihan Di Atas Orang Lain Tidak Rumusan Pasal 385 KUHP


Kaidah hukum:
Perbuatan yg dituduhkan terhadap terdakwa, yakni menguasai dan melakukan pembenihan di atas tanah milik orang lain, tidak termasuk rumusan pasal 385 KUHP, yang unsur-unsurnya adalah menjual, menukarkan atau membebani dengan perjanjian hutang suatu penanaman atau pembenihan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 342 K/Kr/1981
Terbit : 1982-1
Hal. 17-26

Menjual Tanah Milik Orang Lain


Kaidah hukum:
Kualifikasi dari pada tindak pidana termaksud dalam pasal 385 (1) KUHP adalah : “Dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum telah menjual hak tanah Indonesia, sedang ia tahu orang lain yang berhak atas tanah tersebut”.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No.167 K/Kr/1980
Terbit : 1981-1
Hal. 1-9

Terdakwa Dibebaskan Karena Dakwaan Tidak Terbukti


Kaidah hukum:

Karena dalam tuduhan II dituduhkan pasal 385 ke 1 KUHP yaitu tindak pidana mengenai a.l. “Indonesisch gebruiksrecht”, padahal tanah dalam perkara adalah tanah “eigendom”, tertuduh harus dibebaskan dari tuduhan II tersebut.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 284 K/Kr/1979

Terbit : 1979-2

Hal. 1-12

Menjual Barang Kepunyaan Orang Lain


Kaidah hukum:
Meminjam sebidang tanah dari yang berhak guna digarap satu musim, tetapi setelah waktu tiba untuk mengembalikannya pada yang berhak, tidak dikembalikannya, malahan dijual musiman kepada orang lain, dipersalahkan melanggar pasal 385 (4) KUHP.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 104 K/Kr/1973
Terbit : 1974
Hal. 23-36