Hubungan Hukum Perjanjian Tidak Dapat Ditafsirkan Sebagai Penipuan


Kaidah Hukum:
Hubungan hukum yang terjadi antara terdakwa dengan saksi merupakan hubungan perdata dalam bentuk perjanjian jual beli dengan syarat pembayaran dalam tempo 1 (satu) bulan, yang tidak dapat ditafsirkan sebagai tindak pidana penipuan ex pasal 378 KUHP.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 39 K/Pid/1984
Terbit : 1984-1
Hal. 17-29

2 responses to this post.

  1. Posted by Jml on 27/09/2011 at 20:22

    Aq punya mslh dg bisnis koperasi saya krn modal dbwh lari konsumen br pemodal mau tuntut aq tp aq uda kembalikan sebagian dan aq minta waktu buat cari kerja tp dia ngotot mau dbyr skrng apa mslh ini masuk penipuan?

    Balas

  2. Posted by perantau on 30/12/2011 at 09:53

    tidak masuk dalam unsur penipuan krn telah ada pemeunhan kewajiban meskipun tidak seluruhnya..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: