Pembelaan Darurat (Noodweer)


Kaidah hukum:

Perbuatan tertuduh, yang setelah bis itu menyerempet kendaraannya mengejar bis, menghentikannya, menyuruh supirnya turun dan kemudian memukulnya sehingga pingsan, bukan merupakan perbuatan untuk melindungi diri termaksud dalam pasal 49 KUHP dan penyerempetan tersebut juga bukan merupakan serangan termaksud dalam pasal itu.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 170 K/Kr/1980

Terbit : 1980-1

Hal. 18-28

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: