Bukti Pengakuan


Kaidah hukum:
Pengakuan tergugat yang dikuatkan oleh akte notaris harus dianggap bukti cukup untuk membenarkan keadaan yang diakui tergugat itu.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 665 K/Sip/1973
Terbit : 1973
Hal. 272-288

One response to this post.

  1. Posted by tantyo on 07/06/2012 at 14:31

    bagaimana kekuatan pembuktian suatu akta notaril (seperti akta hibah atau akta jual beli) apabila penggugat menyatakan bahwa jual beli/hibah tersebut hanya pura-pura/proforma…
    dan bagaimana pula jika sekiranya dari beberapa tergugat, salah satunya ada yg mengakui bahwa jual beli di depan notaris itu hanya pura2 sedangkan tergugat lainnya membantahnya (salah satu tergugat membenarkan dalil-dalil penggugat sehingga terlihat bahwa seakan-akan antara penggugat dan salah satu tergugat tersebut bekerja sama/konspirasi)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: