Hakim Bebas Menilai Barang Bukti


Kaidah hukum:

Hakim itu bebas dalam memberikan penghargaan atau penilaian terhadap bahan bukti.

Dalam hal ini bahan-bahan bukti yang dikumpulkan oleh Hakim dapat menimbulkan konklusi bahwa perbuatan yang dituduhkan itu dapat terbukti dari adanya material-material itu tidak bertentangan satu sama lain.

Tuduhan adalah jelas karena memuat perbuatan-perbuatan materiil yang dimaksud dalam pasal 263 (2) KUHP yaitu : “menggunakan atau menyuruh pengacaranya menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan berupa-berupa invoerpas N0. 820/LT tgl 22 Maret 1967 dan No. 820/LT tgl Maret 1967”.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 142 K/Kr/1975

Terbit : 1977-2

Hal. 26-30

2 responses to this post.

  1. mantap…

    makin hari makin nambah ilmu tentang hukum…

    hehhee…

    walaupun dikit…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: