Memori Banding Tidak Wajib


Kaidah hukum:

Undang-Undang tidak mewajibkan pembanding untuk mengajukan risalah banding.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 663 K/Sip/1971

Terbit : 1973

Hal. 58-87

3 responses to this post.

  1. Posted by Ronald Leonardi on 02/12/2010 at 21:53

    Mau bertanya pak apakah pihak terdakwa jika mengajukan banding dan dari pihak sy apa perlu ada konrta memori pak masalahnya kasus sy sudah ada di tingkat banding status masih di tetapkan dan jika perlu ada kontra memori apa mungkin msh bisa saya ajukan ke pengadilan tinggi bandung pak ? terima kasih mohon penjelasaanya

    Balas

    • Perlu dijelaskan dulu posisi Sdr Ronald sebagai apa? apakah sebagai Pelapor atau yang lain… kalo sebagai Pelapor tentu tidak perlu menyampaikan kontra memori banding karena setiap pelapor adanya dugaan tindak pidana sudah diwakili Negara yaitu Jaksa Penuntut Umum.

      Balas

  2. Posted by Atang Sukardi on 26/02/2011 at 02:12

    Assalamu Alaikum Wr,Wb…Sebagai tergugat saya ingin bertanya: Dalam gugatan istri saya bahwa sy telah menfitnah istri saya selingkuh namun dalam kenyataannya dalam persidangan terbukti kalau dia berselingkuh bahkan sempat tidur di sebuah kamar hotel,karena saya tidak ingin terjadi perceraian demi anak-anak yg masih kecil-kecil,bahkan saya memaafkan apa yang telah terjadi dengan istri,akan tetapi putusan Pengadilan Agama Kab.Barru memutuskan permohonan gugat cerainya diterima dengan talak satu…apakah istri yang selingkuh berhak atas gugatan cerainya diterima? mohon dijelaskan,terima kasih atas penjelasannya…wassalam

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: