Penilaian Unsur “Menghina” Kewenangan Hakim Kasasi


Kaidah hukum:

  1. Kesimpulan yang diambil Hakim, apakah rangkaian kata-kata yang dipergunakan terdakwa bersifat “Menghina” atau tidak adalah kesimpulan juridis, yang tunduk pada kasasi.
  2. Putusan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi dibatalkan karena Mahkamah Agung berkesimpulan, bahwa rangkaian kata-kata yang dipergunakan terdakwa tidaklah bersifat menghina.
  3. Pencantuman pasal 316 KUHP dalam tuduhan “Pengganti lagi” juga keliru karena pasal tersebut hanyalah mrp pemberatan pidana atas tindak pidana yang diatur pasal 315 KUHP.

Yurisprudensi Mahkamah Agung:

No. 32 K/Kr/1974

Terbit : 1975

Hal. 43-47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: