Tindak Pidana Korupsi


Kaidah hukum:
Terdakwa dipersalahkan melakukan Korupsi cq. penggelapan walaupun ia tidak melakukannya sendiri secara langsung melainkan sengaja membiarkan orang lain menggelapkan uang negara yang ada pada terdakwa karena jabatannya (dalam hal ini orang lain itu menggunakan uang termaksud untuk tujuan-tujuan di luar tujuan penggunaan semula) dan walaupun yang menguasai uang tersebut adalah bukan terdakwa melainkan Kepala Kantor Pembayaran yang atas perintah terdakwa Kepala Kantor ini melakukan pembayaran langsung kepada leveransir.
Tidak dapat diterima pula anggapan terdakwa yang mengatakan bahwa ketidakberesan prosedur pelaksanaan ada pada Menteri, karena seorang Menteri hanya bertanggung jawab terhadap politis-beleid sedangkan tehnis beleid (pelaksanaan) tetap pada terdakwa.

Terdakwa dipersalahkan melakukan Korupsi cq. Menerima hadiah walaupun menurut anggapannya uang yang diterima itu dalam hubungan dengan kematian keluarganya, lagi pula penerima barang-barang bukan ia terdakwa melainkan istri dan/atau anak-anak terdakwa.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 77 K/Kr/1973
Terbit : 1974
Hal. 65-102

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: