Syarat Perjanjian “Alasan yang Diperbolehkan”


Kaidah hukum:
“Alasan yang diperbolehkan “ (een geoor loofde oorzaak) berdasarkan pasal 1320 BW yang dalam hal ini merupakan suatu “tujuan bersama “ (gezamenlijkedoel) dari kedua belah pihak atas dasar mana kemudian diadakan perjanjian dan bukan merupakan hal yang mengenai akibat pada waktu pelaksanaan perjanjian.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 268 K/Sip/1971
Terbit : 1972
Hal. 137-163

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: