Kedudukan Bank dengan Cek


Kaidah hukum:
Dalam hukum cek seorang penarik cek dalam keadaan bagaimanapun juga tetap berkewajiban agar bagi cek yang ditariknya disediakan dana yang cukup. Karena suatu cek itu tidak dapat di accepter (seperti dengan wessel) maka suatu Bank sebagai pihak tertarik dalam hal cek tidak dibayar tidak mungkin berkedudukan sebagai seorang cek debitur, hingga perbuatan memfiat cek oleh penggugat untuk kasasi dalam perkara ini tidak mnugkin pula merubah kedudukanya sebagai suatu Bank yang hanya dibolehkan membayar cek atas permintan penarik menjadi seorang cek debitur yang berarti menghapuskan status si penarik cek sebagai seorang regres debitur dari cek itu.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 577 K/Sip/1969
Terbit : 1970
Hal. 395

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 187 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: