Holland…………, I’m Coming.


<a href="http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/">
<img title="Kompetiblog 2010"
src="http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/banner/kompetiblog2010.png"
width="215" height="215" />
</a>

Holland……………., I’m Coming

Sejak ratusan tahun yang lalu negara-negara Eropa tertarik oleh magnet negeri Indonesia karena kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah adalah mutiara berharga yang menjadi rebutan karena sangat berharganya barang itu, mulai dari tembakau, cengkeh, kopi, teh, lada, kina, kayu manis, kunyit, lengkuas, sereh, dsb. Untuk mendapatkan rempah-rempah negara-negara Eropa termasuk Belanda rela menghabiskan dana, tenaga, dan waktu untuk melakukan perjalanan laut yang sangat jauh guna bisa menemukan negeri rempah-rempah, Indonesia.

http://www.epochtimes.co.id/fotokesehatan/39_besar.gif

Dalam ekspedisi Kerajaan Belanda dalam upaya menemukan negeri yang kaya akan rempah-rempah telah berhasil menemukan Indonesia yang ternyata benar bahwa negeri ini kaya akan rempah-rempah yang banyak dicari dan dibutuhkan oleh bangsa-bangsa Eropa.

Selama kurun waktu 3,5 abad Belanda menguasai  Indonesia, Belanda telah meletakkan dasar-dasar hukum modern dengan memperkenalkan peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh badan yang berwenang yang dibuat secara tertulis yang berlaku sebagai hukum dalam tata kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Diantara peraturan perundang-undangan yang sampai saat masih dipakai oleh bangsa Indonesia diantaranya adalah:

  1. Reglemen Indonesia Yang Diperbarui (Herziene Indonesisch Reglement);
  2. Burgerlijk Wetboek Voor Indonesie (Burgerlijk Wetboek);
  3. Wetboek van Koophandel Voor Indonesie;
  4. Reglemen Pencatatan Sipil Bagi Bangsa Indonesia Kristen Jawa, Madura, Minahasa;
  5. Reglemen Hukum Daerah Seberang (Rechtsreglement Buitengewesten);
  6. Ordonansi Pelaksanaan Hukuman Bersyarat (Voorwaardelijke Veroordeeling);
  7. Ordonansi Gangguan (Hinderordonnantie);
  8. Hukum perdata dan dagang untuk Golongan Timur Asing selain Tionghoa;
  9. Peraturan untuk Majelis Pengurusan Harta Peninggalan di Jakarta (Reglement voor het Collegie van Boedelmeesterente Djakarta);

Walaupun beberapa peraturan tersebut tidak seluruhnya masih berlaku tetapi dengan adanya peletakan hukum modern oleh Belanda di Indonesia masih banyak peraturan buatan Belanda yang dijadikan pedoman dalam membuat undang-undang atau melakukan perubahan atas undang-undang buatan Belanda.

Menjadi impian besar bagi setiap warga negara Indonesia untuk bisa pergi ke Belanda untuk bisa belajar dari pusat pengetahuan hukum dan peraturan-peraturan perundang-undangan yang sampai saat ini masih berlaku dan banyak menjadi dasar pembuatan undang-undang baru di Indonesia.

Ada kata-kata bijak mengatakan “Belajarlah dari pusat sumber ilmu.” Sumber ilmu pengetahuan hukum adalah negeri Belanda sebagai peletak dasar hukum modern bangsa Indonesia, tidak salah dan tidak akan ada orang yang mengatakan bahwa “Bodoh apabila kamu ingin belajar pengetahuan hukum di Belanda”.

Holland……, I’am coming.

40 responses to this post.

  1. Posted by rudi on 28/04/2010 at 07:47

    isine isih kurang menarik, golek topik sing menentang arus, btw godluck🙂

    Balas

  2. Ya betul disana mungking pusat peraturan hukum dunia, yang mungkin hanya pemikiran dan buatan belaka. Tapi keadilan yang dituju dengan aturan hukum itu jarang dirasa oleh kebanyakan manusia. Hukum-hukum…”dilakoni wae” (dijalani aja)…

    Peraturan-peraturan hukum yang ada di Inggris, Belanda, Amerika, ndonesia, Hukum barat, Hukum timur, Hukum Islam dan sebagainya. Manakah yang “haq”…???

    Selamat berjuang kawan…kaidah dan pengetrapan kebaikan hukum ditunggu oleh banyak orang!

    Balas

  3. Uthlubul ‘Ilma walau bi Holandiya.. (Hadis Palsu)

    Saya ingin juga belajar Burgelijk Wet Book dan rujukan-rujukan klasik Hukum Pidana ke sana…Saya akan susul Anda,Kang

    Balas

  4. Posted by Maz Kim on 28/04/2010 at 13:47

    Belanda dikenal sbg negara perintis sistem hukum modern.. Perdalam ilmu ya afdholnya memang di negeri kincir angin tsb.. Moga sukses bang…

    Balas

  5. maju terus pak

    Balas

  6. Posted by Mahar Arini on 28/04/2010 at 17:51

    Apapun itu selagi tujuannya untuk kebaikan bangsa ini kudukung 1000% muuuaaaacccchhhhh……

    Balas

  7. Posted by soffarjunaedi on 28/04/2010 at 21:55

    Agan cukup Kreatif, Tetap semangat tuk terus berkreasi,

    http://walijo.com

    Balas

  8. Posted by Riyanto on 29/04/2010 at 09:24

    Referensi peraturan bidang hukum di Indonesia sebagian besar adalah produk Belanda termasuk peraturan lelang yg masih menggunakan Vendu Reglement (VR) dan Vendu Instructie (Vi), maka tidak ada alasan untuk ragu menuntut ilmu di negeri kincir angin. Good luck bro…

    Balas

    • Betul walaupun ada peraturan Menteri tentang tatacara lelang tetapi dalam beberapa hal memang masih memakai peraturan peninggalan Belanda. Terima kasih dan sukses juga buat anda.

      Balas

  9. Posted by arif wibisono on 29/04/2010 at 18:24

    blog cukup artistik,tambahi lagi dgn pictures era VOC,suasana pasar,pengadilan jaman dulu seragam petugas kepolisian maupun kejaksaan…good luck bro…sukses ya..

    Balas

  10. Posted by PINGGIR TRI SANTOSO on 29/04/2010 at 22:28

    Belanda Negara yang berada dibawah air …….
    Punya bangunan Kincir angin …………..
    Tanaman Bunga Tulip ……………
    Tentunya juga Rudgulit (bener nggak ya nulisnya……..
    JAngankan hukum sekarang gamelan dan wayang udah ada disana juga …..
    Kalo Belajar hukum ya disanalah awal mulanya ……
    Tapi kalo mau belajar Ndalang ama karawitan wah repot jadinya …..
    Semoga nanti kalo pulang dari belanda mampir ke Bekonang beli 2 pangkon gamelan dan satu kota wayang ……
    Dalang sudah siap “KI DHE SOETARTO” ……….
    Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina ?
    Bila kamu menginginkan dunia raihlah dengan ilmu …
    Jika ingin akhirat raihlah dengan ilmu …..
    Bila ingin keduanya raihlah dengan ilmu …..
    GodLuck Brother ………

    Balas

  11. Posted by Prima HArlambang on 29/04/2010 at 22:39

    Ayo om maju terus ……..
    Aku berdoa utk om dalam setiap tarikan nafas dan kedipan mata …..
    OM BISAAAAAAAA

    Balas

  12. Posted by Megah RAhmat RAmadan on 29/04/2010 at 23:33

    Wah nanti kalo udah besar juga mau sekolah ke luar negeri …..
    Apalagi sejak kecil aku udah di kira anak londo Hihihiihihiiii …. (kasihan bapakkku)
    Oh ya kata bapakku nanti yg di tinggal cuma 3 :
    1. Anak yg soleh
    2. Amal
    3. Ilmu
    Wah dapat semua nich.

    Balas

  13. Posted by Lussiana SAntoso on 30/04/2010 at 00:20

    goedenacht oudere broer Abdullah ….
    hoe gaat het ermee ?
    He he he cuma segitu diajari nenek ku bahasa belanda ?
    Tapi nanti kan pakai bahasa inggris jd nggak repot ……
    KAta mas pinggir untung doel belajarnya ke Belanda nggak ke suriname …… kalo kesana pasti geerrrrrrrrrr🙂
    Semoga setelah pulang nanti dapat berbagi ilmu …….

    Balas

  14. Posted by Liliana Dwi on 30/04/2010 at 00:24

    Met malam mas Abdulah ……
    Pegang amanah dr kakak iping udah saya laksanakan,
    Semoga menjadi tauladan bagi yg muda seperti saya ….
    kalo sempat kenalin bule tajir belanda ya kak !!!!!!
    salam kenal ….
    Liliana.

    Balas

  15. Posted by Bayi Koplak on 30/04/2010 at 00:30

    Hallo mas doell
    met berjuang ,,,,,,,,,
    raih cita-cata dan harapan ……..
    Aku sekeluarga berdoa utk mu …..
    Cuuup Cuuup

    Balas

  16. Posted by Rere on 30/04/2010 at 15:16

    Jujur, sy awam soal dunia hukum.tapi…..sy adl salah seorang yg sdh merasakan manfaatnya. Buat mas Dullah, thanks udah bersedia nangani case saya hingga selesai. thanks krn sy udah dapat titik cerah dlm hidup sy. Sy dukung buat go ke Holland. Klo anda makin smart, sy ikut seneng. Bkn berarti sy berharap kena case lg loh??? Tp…..siapa tau kan? Ditangani oleh pengacara yg smart kan suatu hal yg melegakan. Met berjuang mas. Jgn pernah mundur krn apapun buat 7an yg baik.

    Balas

  17. Posted by ibaad on 02/05/2010 at 00:13

    bismillah.. semoga sukses,

    Balas

  18. Posted by cipto on 08/05/2010 at 13:05

    oya, jangan lupa kejar tu kereta di belanda..jangan sampai telaat…tulis link blogku di situ ya..bedank

    Balas

  19. Posted by iroel on 08/05/2010 at 17:40

    semangat ya.! rajin2 ngisi blognya, biyar banyak penggemar. jangan seperti saya postingnya setahun sekali…xixixi.. jangan bawa dutch lady kalo dari sana ya, disini udah banyak..hahahh…

    Balas

  20. @Cipto: Okelah kalo beg.. beg…beg…gitu.

    @Iroel: SIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAP!!!!!!!!!! Ducth lady? (Twing!!!) boleh juga.

    Balas

  21. banyak khasanah dan artefak pengetahuan yang luar biasa tentang negeri khatulistiwa di negeri Holland… ingat 300 tahun kita dijajah mereka. Bisakah belajar lebih arif tentang kebudayaan dan mengambil manfaat untuk kemajuan bangsa?

    Balas

    • Kata orang sih, belajarlah dari sumbernya, sementara sumber ilmu (ilmu hukum) di Indonesia ada di negeri Belanda karena banyak hukum Belanda yang dahulu berlaku di Hindia Belanda sampai saat ini masih juga dipakai di Indonesia.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: