Gugatan Ditolak Karena Tidak Dapat Membuktikan Dalil Gugatan


Kaidah hukum
Amar putusan PN, yang menolak gugatan seluruhnya, tidaklah bertentangan dengan pertimbangan-pertimbangannya yang menyatakan, bahwa gugatan-gugatan para penggugat tidak dapat diterima, oleh karena dari pertimbangan-pertimbangan itu tampak jelas bahwa yang dimaksud adalah “penolakan gugatan” karena pertimbangan-pertimbangan tersebut. Menguraikan tentang tidak berhasilnya para penggugat untuk membuktikan dalil-dalilnya.

Adanya ketidakserasian antara perumusan dalam pertimbangan dan amar putusan PN tersebut. Disebabkan karena belum adanya keseragaman dalam pemakaian istilah-istilah, hal mana tidak merupakan kelalaian yang dapat membatalkan putusan tersebut dalam tingkat kasasi.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 1109 K/Sip/1972
Terbit : 1974
Hal. 386-401

About these ads

5 responses to this post.

  1. putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap dapat di gugat kembali dengan alat bukti antara lain :

    -Surat Kuasa Khusus dari para penggugat.
    -Alat bukti AKTA NOTARIS ,(pengikatan untuk jual beli)
    -Tidak ada para Saksi yang di hadirkan di persidangan.
    -obyek perkara sama dengan obyek perkara yang sudah di putus tersebut di atas.

    Perkara perdata ini terjadi di Pengadilan Negeri Dumai dengan No.Reg.13/Pdt.G/2010/PN-DUM,di putus tanggal 23 september 2010,di menangkan oleh para penggugat dengan alat bukti di atas.

    Balas

    • Berdasarkan hukum acara perdata yang berlaku perkara yang sama, hal yang sama dan pihak yang sama tidak dapat diputus untuk kedua kalinya oleh pengadilan yang sama tingkatannya (Asas Ne Bis In Idem).

      Perkara tersebut perlu dilihat apakah syarat-syarat ne bis in idem terpenuhi atau tidak, apakah objek perkaranya benar-benar sama. Objek perkara berbeda dengan objek gugatan, objek perkara adalah pokok perkara yang disengketakan, misalnya gugatan wanprestasi, perbuatan melawan hukum, dsb. Sedangkan objek gugatan biasanya berkaitan dengan barang/benda apa yang disengketakan misalnya tanah dan bangunan.

      Balas

  2. Objek perkara benar sama dengan perkara yang sudah di putus sebelumnya.
    Surat bukti pun sama dengan perkara sebelumnya belum ada perubahan nama pemilik dan bentuk apapun dari surat asal.gugatan sekarang orang berbeda alat bukti,dalih gugat dan objek sama yang sudah di bubarkan dan sudah ada penetapan

    Balas

  3. Kami mengharapkan Hakim yang adil dan bijaksana,supaya apa yang di putuskan adalah berdasarkan KETUHANAN YANG MAHA ESA*****KAMI BERHARAF KEADILAN DI TEGAKAN DAN BAGI HAKIM HAKIM YANG SUDAH MENYALAHGUNAKAN JABATAN SEGERA DI TINDAK DAN DI ADILI*****

    Balas

  4. Gugatan perkara perdata No.13/Pdt.G/2010/PN.DUM,Dalih Gugatan tidak dengan pembukatian. tidak pernah menghadirkan saksi saksi di persidangan.Bukti surat jual beli yang di ikat oleh notaris tahun 2001,obyek dalam sengketa saat itu.penggugat tidak pernah menghadirkan saksi saksi di persidangan.Obyek perkara sudah ada putusan Pengadilan Negeri Dumai sebelumnya dan sudah berkekuatan Hukum Tetap.Pengadilan Negeri Dumai memutuskan kembali terhadap Obyek perkara yang sebelumnya sudah di putus oleh Ketua Pengadilan Negeri Dumai sebelumya.Bahkan Pengadilan Negeri Dumai Sudah melaksanakan Eksekusi secara paksa.Bagaimana pertanggung jawaban hukum negara kita tetang terlaksananya Eksekusi Dalam perkara Fiktif….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 177 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: