Tindak Pidana Penggelapan


Kaidah hukum:
Walaupun tidak menyebabkan batalnya putusan, namun karena pasal 372 KUHP dan berikutnya tidak menyebut-nyebut “penggelapan yang dilakukan bersama-sama”, maka perlu kualifikasi dari amar putusan tersebut diperbaiki sehingga berbunyi: Menyatakan terdakwa-terdakwa bersalah melakukan kejahatan “penggelapan”.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 50 K/Kr/1973
Terbit : 1974
Hal. 51-64

Kaidah hukum:
Penjual barang-barang jaminan milik saksi oleh terdakwa tanpa izin saksi tersebut merupakan penggelapan.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 618 K/Pid/1984
Terbit : 1985-2
Hal. 1-17

Kaidah hukum:

Perbuatan mengaku bahwa sesuatu barang milik orang lain seluruhnya atau sebagian sebagai miliknya, sudah memenuhi unsur-unsur tindak kejahatan penggelapan, apalagi barang tersebut kemudian dijual kepada orang lain.

Yurisprudensi Mahkamah Agung

No. 1046 K/Pid/1995

Terbit : 1996

Hal. 452

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 181 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: