Pembagian warisan antara anak laki-laki dan anak perempuan menurut Hukum Adat Batak


Kaidah Hukum:
Pembagian warisan antara anak laki-laki dan anak perempuan menurut Hukum Adat Batak.

Yurisprudensi Mahkamah Agung
No. 136 K/Sip/1967
Terbit : 1969
Hal. 449-453

About these ads

2 responses to this post.

  1. Posted by urip sucipto on 04/04/2011 at 08:10

    Mestinya dituliskan, bagaimana pembagian warisnya, anak laki2 dan perempuan di Batak, sama, atau tidak? apa cuma anak laki2 saja yg berhak mewaris?

    Balas

  2. Posted by Edy P on 06/07/2012 at 16:37

    Pembagian warisan dapat dilakukan sesuai dengan agama yang mereka miliki.
    Beberapa praktek memperlihatkan para anak laki laki mendapat bagian sbb:
    1.Anak laki laki pertaman dan adik adiknya serta cucu pertama laki laki dari anak pertama mendapat bagian yang sama.Sedang anak perempuan bisa diberikan dengan jumlah bagian yang sama dengan saudaranya laki laki atau dengan jumlah yang disepakati bersama.Secara gender dan dalam kedudukan hukum pria dan wanita sama ,maka hak warisannya pun disamakan.
    2.Pada area /kampung lainnya bisa berbeda karena perbedaan adat dan agama ,atau karena adanya historis yang mendukung atas pembangunan harta orang tua tersebut.MIsalnya orang tua mewariskan harta,tapi harta tersebut adalah pemberian dari anaknya yang telah sukses atau kaya semasa hidupnya.Maka disini akan ada pertimbangan pertimbangan khusus.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 181 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: