ALAT BUKTI DALAM PERKARA PERDATA


ALAT BUKTI DALAM PERKARA PERDATA

Alat bukti adalah segala sesuatu yang oleh undang-undang ditetapkan dapat dipakai membuktikan sesuatu. Alat bukti disampaikan dalam persidangan pemeriksaan perkara dalam tahap pembuktian. Pembuktian adalah upaya yang dilakukan para pihak dalam berperkara untuk menguatkan dan membuktikan dalil-dalil yang diajukan agar dapat meyakinkan hakim yang memeriksa perkara.

Yang harus dibuktikan dalam sidang adalah segala sesuatu yang didalilkan disangkal atau dibantah oleh pihak lawan. Yang tidak perlu dibuktikan adalah segala sesuatu yang diakui, dibenarkan, tidak dibantah pihak lawan, segala sesuatu yang dilihat oleh hakim, dan segala sesuatu yang merupakan kebenaran yang bersifat umum.

Alat bukti yang sah dan dapat dipergunakan untuk pembuktian adalah sebagai berikut.
1. Bukti surat.
2. Bukti saksi.
3. Persangkaan.
4. Pengakuan.
5. Sumpah.

BUKTI SURAT
Bukti surat adalah bukti yang berupa tulisan yang berisi keterangan tentang suatu peristiwa, keadaan, atau hal-hal tertentu. Dalam hukum acara perdata dikenal 3 (tiga) macam surat sebagai berikut.
Pertama, Surat biasa, yaitu surat yang dibuat tidak dengan maksud untuk dijadikan alat bukti. Seandainya surat biasa dijadikan bukti maka hanya suatu kebetulan saja. Yang termasuk surat biasa adalah surat cinta, surat-surat yang berhubungan dengan korespondensi, dan lain-lain.

Kedua, Akta otentik, yaitu akta yang dibuat oleh atau di hadapan pejabat yang berwenang. Akta otentik mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna sepanjang tidak dapat dibuktikan lain. Akta otentik misalnya Kutipan Akta Nikah, Akta Kelahiran, Akta Cerai, dan lain-lain.

Ketiga, Akta di bawah tangan, yaitu akta yang tidak dibuat oleh atau di hadapan pejabat yang berwenang. Kekuatan pembuktian akta di bawah tangan mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna apabila isi dan tanda tangan diakui oleh para pihak, apabila isi dan tanda tangan yang ada tidak diakui maka pihak yang mengajukan bukti harus menambah dengan bukti lain misalnya saksi.

Dalam praktik beracara di pengadilan bukti surat yang akan digunakan sebagai bukti di persidangan di foto copy lalu dibubuhi meterai yang cukup dan dilegalisasi di Kantor Pos kemudian didaftarkan di Kepaniteraan pengadilan untuk dilegalisasi dan baru dapat diajukan ke sidang pengadilan kepada majelis hakim dan dicocokkan dengan aslinya jika sesuai dengan aslinya maka dapat digunakan sebagai bukti yang sah. Apabila ternyata tidak cocok dengan aslinya atau tidak ada aslinya maka tidak mempunyai kekuatan pembuktian sama sekali. Para pihak yang berperkara berhak untuk minta diperlihatkan bukti surat kepadanya.

BUKTI SAKSI
Saksi adalah orang yang melihat, mendengar, mengetahui, dan mengalami sendiri suatu peristiwa. Saksi biasanya dengan sengaja diminta sebagai saksi untuk menyaksikan suatu peristiwa dan ada pula saksi yang kebetulan dan tidak sengaja menyaksikan suatu peristiwa.

Syarat-syarat saksi yang diajukan dalam pemeriksaan persidangan adalah sebagai berikut.
– Saksi sebelum memberikan keterangan disumpah menurut agamanya.
– Yang dapat diterangkan saksi adalah apa yang dilihat, didengar,
diketahui, dan dialami sendiri.
– Kesaksian harus diberikan di depan persidangan dan diucapkan secara pribadi.
– Saksi harus dapat menerangkan sebab-sebab sampai dapat memberikan keterangan.
– Saksi tidak dapat memberikan keterangan yang berupa pendapat, kesimpulan, dan perkiraan dari saksi.
– Kesaksian dari orang lain bukan merupakan alat bukti (testimonium de auditu).
– Keterangan satu orang saksi saja bukan merupakan alat bukti (unus testis nullus testis). Satu saksi harus didukung dengan alat bukti lain.

Yang tidak dapat dijadikan saksi adalah sebagai berikut.
– Keluarga sedarah dan keluarga semenda menurut keturunan yang lurus dari salah satu pihak.
– Suami atau istri salah satu pihak meskipun telah bercerai.
– Anak-anak yang umurnya tidak diketahui dengan benar bahwa mereka telah berumur 15 (lima belas) tahun.
– Orang gila walaupun kadang-kadang ingatannya terang.

Keluarga sedarah dan keluarga semenda dapat didengar keterangannya dan tidak boleh ditolak dalam perkara-perkara mengenai kedudukan perdata antara kedua belah pihak.

Anak-anak yang belum dewasa dan orang gila dapat didengar keterangannya tanpa disumpah. Keterangan mereka hanya dipakai sebagai penjelasan saja.

Saksi yang boleh mengundurkan diri untuk memberikan keterangan sebagai saksi adalah sebagai berikut.
– Saudara laki-laki dan saudara perempuan, ipar laki-laki dan ipar perempuan dari salah satu pihak.
– Keluarga sedarah menurut keturunan yang lurus dari saudara laki-laki dan perempuan, serta suami atau istri salah satu pihak.
– Orang yang karena jabatannya atau pekerjaannya yang diwajibkan untuk menyimpan rahasia.

PERSANGKAAN
Persangkaan adalah kesimpulan yang ditarik oleh undang-undang atau majelis hakim terhadap suatu peristiwa yang terang, nyata, ke arah peristiwa yang belum terang kenyataannya. Dengan kata lain persangkaan adalah kesimpulan yang ditarik dari suatu peristiwa yang sudah terbukti ke arah peristiwa yang belum terbukti.

Persangkaan dapat dibagi menjadi dua macam sebagaimana berikut.
a. Persangkaan Undang-Undang
Persangkaan undang-undang adalah suatu peristiwa yang oleh undang-undang disimpulkan terbuktinya peristiwa lain. Misalnya dalam hal pembayaran sewa maka dengan adanya bukti pembayaran selama tiga kali berturut-turut membuktikan bahwa angsuran sebelumnya telah dibayar.

b. Persangkaan Hakim
Yaitu suatu peristiwa yang oleh hakim disimpulkan membuktikan peristiwa lain. Misalnya perkara perceraian yang diajukan dengan alasan perselisihan yang terus menerus. Alasan ini dibantah tergugat dan penggugat tidak dapat membuktikannya. Penggugat hanya mengajukan saksi yang menerangkan bahwa antara penggugat dan tergugat telah berpisah tempat tinggal dan hidup sendiri-sendiri selama bertahun-tahun. Dari keterangan saksi hakim menyimpulkan bahwa telah terjadi perselisihan terus menerus karena tidak mungkin keduanya dalam keadaan rukun hidup berpisah dan hidup sendiri-sendiri selama bertahun-tahun.

PENGAKUAN
Pengakuan terhadap suatu peristiwa yang didalilkan dianggap telah terbukti adanya peristiwa yang didalilkan tersebut. Pengakuan ada dua macam sebagai berikut.
a. Pengakuan di depan sidang.
Pengakuan di depan sidang adalah pengakuan yang diberikan oleh salah satu pihak dengan membenarkan/mengakui seluruhnya atau sebagian saja. Pengakuan di depan sidang merupakan pembuktian yang sempurna.

Pengakuan di depan sidang tidak dapat ditarik kembali kecuali pengakuan yang diberikan terdapat suatu kekhilafan mengenai hal-hal yang terjadi. Pengakuan dapat berupa pengakuan lisan dan tertulis, pengakuan dalam jawaban dipersamakan pengakuan lisan di depan persidangan.

b. Pengakuan di luar sidang.
Pengakuan di luar baik secara tertulis maupun lisan kekuatan pembuktiannya bebas tergantung pada penilaian hakim yang memeriksa. Pengakuan di luar sidang secara tertulis tidak perlu pembuktian tentang pengakuannya. Pengakuan di luar sidang secara lisan memerlukan pembuktian atas pengakuan tersebut.

S U M P A H
Sumpah adalah pernyataan yang diucapkan dengan resmi dan dengan bersaksi kepada Tuhan oleh salah satu pihak yang berperkara bahwa apa yang dikatakan itu benar. Apabila sumpah diucapkan maka hakim tidak boleh meminta bukti tambahan kepada para pihak.

Sumpah terdiri dari:
a. Sumpah promissoir
Sumpah promissoir yaitu sumpah yang isinya berjanji untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

b. Sumpah confirmatoir
Sumpah confirmatoir yaitu sumpah yang berisi keterangan untuk meneguhkan sesuatu yang benar.

Sumpah confirmatoir terdiri dari:
– Sumpah supletoir
Sumpah supletoir atau sumpah pelengkap atau sumpah penambah yaitu sumpah yang dibebankan oleh hakim kepada para pihak untuk melengkapi dan menambah pembuktian. Sumpah pelengkap harus ada bukti terlebih dahulu namun bukti belum lengkap sedangkan untuk mendapatkan bukti lain tidak mungkin. Sumpah pelengkap dibebankan kepada para pihak oleh hakim karena jabatannya.

- Sumpah decisoir
Sumpah decisoir atau sumpah pemutus adalah sumpah yang dibebankan oleh salah satu pihak kepada pihak lawannya. Sumpah pemutus dimohonkan kepada majelis hakim oleh salah satu pihak agar pihak lawan mengangkat sumpah. Sumpah pemutus dikabulkan hakim apabila tidak ada alat bukti sama sekali. Sumpah pemutus dapat dikembalikan kepada pihak lain yang meminta apabila mengenai perkara timbal balik. Apabila salah satu pihak berani mengangkat sumpah maka pihak yang mengangkat sumpah perkaranya dimenangkan.

- Sumpah aestimatoir
Sumpah asstimatoir yaitu sumpah yang dibebankan hakim kepada penggugat untuk menentukan jumlah kerugian.

REFERENSI:
Andi Hamzah, Kamus Hukum, Ghalia Indonesia, Jakarta, 1986.
Roihan A. Rasyid, Hukum Acara Peradilan Agama, Rajawali, Jakarta, 1991.
Soebekti, Hukum Pembuktian, Pradnya Paramita, Jakarta, 1980.

About these ads

45 responses to this post.

  1. Akta Pengikatan Untuk Jual Beli dengan bukti surat belum terdaftar di instansi berwenang dan tidak ada saksi saksi orang yang di tuangkan dalam pasal pengikatan tersebut.sampai saat ini sudah 10 tahun belum ada perubahan nama kepada pembeli.Akta Pengikatan Untuk Jual Beli tersebut di jadikan Alat Bukti menggugat tergugat yang sudah memiliki bukti Otentik

    Balas

    • Surat bukti otentik tidak selamanya mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna, apabila surat bukti otentik tersebut dapat dibuktikan sebaliknya, misalnya Akta Jual Beli yang dibuat Notaris dibatalkan karena adanya unsur tipu muslihat (bedrog) dalam jual beli tersebut.

      Akta pengikatan/perikatan Jual Beli tidak mempunyai batas waktu berlakunya surat kecuali ditentukan lain dalam akta perikatan tersebut, sedangkan yang mempunyai batas waktu adalah Akta Jual Beli.

      Akta Perikatan Jual Beli harus diikuti dengan perbuatan jual beli yang dilakukan dihadapan PPAT kemudian oleh PPAT tersebut dibuatlah AKta Jual Beli. Dengan Akta Jual Beli tersebut baru didaftarkan ke BPN untuk dilakukan balik nama sertifikat.

      Akta perikatan jual beli dibuat oleh Notaris dan tidak perlu didaftarkan ke instansi manapun, sedangkan Akta Jual Beli harus dibuat oleh PPAT yang dengan Akta Jual Beli tersebut diajukan permohonan perubahan kepemilikan hak atas tanah/bangunan ke Kantor Pertanahan/BPN.

      Apa dasar Tergugat menguasai tanah dan bangunan tersebut? apabila dasarnya adalah jual beli dengan pemilik tanah maka perlu dilihat mana yang lebih dulu terjadi antara Perikatan Jual Beli (Yang dilakukan Penggugat) dengan Jual Beli (yang dilakukan Tergugat)? Kalo ternyata Perikatan Jual Belinya lebih dulu dari Jual Belinya maka Jual Beli yang dilakukan dapat dibatalkan karena telah membeli barang yang sudah ada perikatan jual beli yang masih berlaku. Demikian sebaliknya.

      Balas

      • Pengikatan Untuk Jual Beli yang di buat oleh Notaris dengan alat bukti surat lama yang belum terdaftar dan bersetatus perkara.dan Notaris yang mengikat bukan pejabat PPAT…pada tahun
        2001,sampai saat pun belum ada peningkatan bukti surat tanah tersebut.Akta Notaris itulah yang di jadikan Alat bukti gugatan.sementara Objek Perkara sudah ada penetapan yang menggugurkan
        bukti surat yang di ikat oleh Notaris di atas.

  2. Perkara perdata No.13/Pdt.G/2010/PN-DUM.
    Dalam sidang penggugat tidak pernah menghadirkan saksi saksi di persidangan.
    Dalam putusan di tulis keterangan saksi saksi,yang diangkat sumpah di muka hakim.
    Dari awal tergugat sudah memohon untuk menolak perkara karena ALAT BUKTI TIDAK TIDAK MEMENUHI SYARAT YANG DI TETAPKAN HUKUM ACARA PERDATA.

    Balas

    • Terhadap isi putusan yang tidak sesuai dengan pemeriksaan persidangan adalah dapat dilakukan upaya hukum sebagai berikut.

      Pertama,
      mengajukan upaya banding apabila jangka waktu banding belum habis. apabila jangka waktu banding habis maka dapat mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali.

      Kedua,
      membuat pengaduan ke hakim pengawas di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung tentang adanya perbuatan majelis hakim yang telah membuat putusan yang tidak sesuai dengan pemeriksaan di persidangan, sertai alasan-alasan dan lampiran putusan

      Ketiga
      membuat pengaduan ke Komisi Yudisial tentang adanya perbuatan majelis hakim yang telah membuat putusan yang tidak sesuai dengan pemeriksaan di persidangan, sertai alasan-alasan dan lampirkan salinan putusannya.

      Keempat,
      upaya pidana, dengan melaporkan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang dilakukan dengan cara memasukkan keterangan yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya ke dalam putusan.

      Balas

  3. Gugatan dengan bukti surat yang sudah di gugurkan oleh putusan tetap sebelumnya,di jadi kan alat bukti gugatan yang di kuatakan oleh keputusan mahkamah agung No.2415K/PDT/1995 dan putus Tahun 1999
    yang lalu.Setelah saya telusuri putusan MA-RI tersebut tidak ada di tahun itu.
    yang ada Putusan MA-RI No.2415K/PDT/2008,perdata tanah bukan yang di maksut orang yang bersengketa
    dalam bunyi putusan MA-RI tahun 1999 di atas,dan juga wilayah pun berbeda.
    mohon petunjuk tentang penyalahgunaan Putusan MA-RI ini.

    Balas

  4. Posted by Dedi on 06/05/2011 at 10:58

    bagaimanakah cara menyelesaikan perkara sengketa tanah antara saudari perempuan dengan saudara laki-laki, jika ahli waris sudah wafat tapi warisannya belum dibuat surat wasiat untuk membagikan warisan tersebut. Sedangkan akte-akte/surat tanah tersebut dipegang oleh pihak laki-laki. Dan seandainya surat tersebut diduplikasikan/dipindah namakan ke Badan Pertanahan Negara, upaya hukum apakah yang harus di tempuh????
    Mohon penjelesannya, dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    Balas

    • Apabila sudah tidak dapat ditempuh jalan musyawarah, mengajukan gugatan ke pengadilan tentang pembagian harta warisan yang belum terbagi.
      Apabila surat-surat masih atas nama pewaris pada prinsipnya tidak dapat dialihkan ke pihak lain tanpa ada persetujuan dari para ahli waris. Apabila sampai terjadi peralihan hak tetapi salah satu ahli waris merasa tidak pernah menyetujui atau ikut dalam penandatangan peralihan maka maka dapat diduga adanya pemalsuan.

      Balas

      • terimakasih,, ini sangant membantu saya ,,, maklum saya hanya orang awam ,,

      • Posted by hamon on 28/02/2013 at 20:24

        pak/bu bagaimana kalau ada perjanjian jual beli yang belum lunas sementara pihak pembeli sudah meninggal dan ada ahli warisnya, apakah perlu dibuat perjanjian baru padahal almarhum dulu sudah melakukan wanprestasi dengan tidak melunasi pembayaran sesuai waktu yang telah ditentukan. memang dalam perjanjian tersebut ada cacat perjanjian dimana pihak penjual nmenjual 10juta sementara disuruh menandatangani 35juta, hal tersebut baru disadari setelah perjanjian ini ditandatangani, mohon jawabannnya trims

      • Jual beli bisa diteruskan oleh ahli warisnya. Sepanjang penjual sepakat untuk dilunasi kekurangannya tidak ada ada persoalan. Yang menjadi persoalan adalah ketika penjual tidak menyepakati untuk melanjutkan jual beli. Upaya yang dilakukan ahli waris adalah melakukan gugatan untuk meneruskan proses jual beli.

        Perjanjian yang tidak sesuai dengan peristiwa yang sebenarnya bisa dibatalkan karena adanya unsur penipuan (bedrog)

      • Posted by hamon on 12/05/2013 at 22:39

        pak/bu bagaimana kalau ada perjanjian take over dimana kewajiban pembeli tidak dipenuhi alias menggantung, apakah bisa diberikan somasi untuk mendapat kepastian, apakah ada kelalaian, apakah tidak ada itikad baik dengan menggantung permasalahan, bagaimana apabila penjual merasa dirugikan apakah bisa menuntut ganti rugi.tks

  5. Posted by akperssuswanto on 24/01/2012 at 21:54

    ass, saya mau tanya pak, gimana kalo saksi dikasus perdata, mencabut kesaksian dengan membuat surat pernyataan dan kemudian surat pernyataan tersebut dijadikan pihak lawan untuk mengajukan banding ? mohon tanggapannya pak…

    Balas

    • Saksi harus menerangkan kesaksiannya di dalam persidangan, keterangan saksi yang sudah didengar keterangannya di persidangan tidak dapat dicabut hanya dengan surat pernyataan. Keterangan saksi yang didengar kesaksiannya dipersidangan menjadi tidak berlaku apabila secara pidana telah terbukti bahwa keterangannya yang diberikan adalah keterangan palsu atau terbukti telah melakukan tindak pidana sumpah palsu.

      Balas

      • Trims kasih atas tanggapannya, sangat membantu sy yg lagi ada masalah perdata, semoga kebaikan bpk mendapat balasan dari tuhan . Amin

  6. Posted by monang on 03/02/2012 at 14:45

    pak, bagaimana hukumnya apabila bukti surat jual beli hilang, apakah kami pihak yang kehilangan bukti surat jual beli menjadi lemah didepan hukum dan bagaimana solusinya untuk mendapatkan kembali surat tersebut, apa pasalnya dalam undang undang yang berkaitan dengan surat jual beli. trimakasih sebelumnya pak

    Balas

  7. pengertian kuhum pidana adalah keseluruhan peraturan hukum yang berkenaan dengan pelaku yang dapat dipidana dan pidana mana yang dapat dikenakan.ini merupakan definisi hukum pidana matril.

    Balas

  8. Posted by ika on 04/05/2012 at 20:03

    pak, apakah diperbolehkan seorang anak kecil umur 9 tahun membuat tuntutan atas pencemaran nama baik dan yang menjadi saksi juga anak kecil umur 9 tahun?
    batas minimal menjadi saksi berapa tahun?

    Balas

  9. Posted by ika on 04/05/2012 at 21:08

    pak, saya ingin menayakan:
    1. apakah bisa menuntut atas pemukulan yang dilakukan oleh saudara A kepada saudara B yang sedang bersaksi? pemukulan itu terjadi di ruang bersaksi dan disaksikan polisi? tetapi pemukulan itu terjadi 5 tahun yang lalu.
    sedangkan polisi tersebut tidak lain adalah kakak ipar dari saudara yang melakukan pemukulan itu?
    apakah saya salah menuntut balik saudara A meskipun saudara A adalah adik ipar polisi?

    2. bagaimana cara membuktikan perselingkuhan kepada pihak yang berawajib, sedangkan WILnya adalah adik kandung dari polisi tersebut.
    pernah sampai diranah hukum, namun justru pelapor yang kalah dimata hukum..
    sedangkan WILnya tidak dihadirkan dalam persidangan, apa diperbolehkan Pak?

    terima kasih atas bersedianya Bapak menjawabannya,,,

    Balas

  10. Posted by ika on 05/05/2012 at 06:55

    pak, apakah kata kata dalam sms bisa dikatakan/termasuk dalam perbuatan yang tidak menyenangkan?

    Balas

  11. Posted by bung on 26/06/2012 at 21:49

    pak,saya mahu tanya.gimana cara nya kita menuntut notaris yg membuat akta jual beli palsu dan tanda tgn ke 2 org tua saya pasu.sedangkan dokumen surat yg ada tinggal copyan sebelum balik nama dan sesudah balik nama.pbb masih pbb masih nama ayah saya selama 6 thn dan rekening listrik.

    Balas

  12. Mohon petunjuk Pak…ruko kami di bangun dengan IMB dari Tata Kota untuk 2 pintu.10 X 20 M di atas diatas tanah,No.SKGR :253/DB/III/2008,Luas tanah 17 X 25 M di Dumai Riau.Bangunan saya di Eksekusi secara paksa,dan sudah hancur ruko kami.Padahal kami sudah ada kesepakatan secara lisan di ruangan ketua PN,bersama ketua panitera dan sekretaris panitera.apabila putusan PN tidak sesuai dengan obyek,batas sepadan dan ukurannya,maka kata ketua PN Dumai akan mundur.ternyata obyek tidak sesuai dengan amar Putusan.Dasar dari SKGR di atas adalah Putusan PT.Th.2007 dan di tetapkan PN Dumai tahun 2008.perkara perdata antara pihak kami dengan pemilik surat yang di jual kepada pemohon eksekusi,dan dengan surat itu juga yang sebelumnya sudah kalah berpekara secara sepihak,tidak ada bukti baru dan keterangan saksi-saksi dalam pembuktian.Pertanyaan kami Bagaimana dengan perkara dan putusan yang sebelumnya sudah ada putusan berkekuatan hukum tetap di tingkat pengadilan setingkat.dan bagaimana dengan Ruko kami tersebut ?

    Balas

  13. Mohon di tindak terhadap perbuatan PENGACARA DAN NOTARIS yang sudah menyalagunakan jebatan dan wewenangnya,atas perbuatan mereka tanah kami di eksekusi secara paksa pada hari kamis 21 juni 2012 dan sampai saat ini tidak ada pertanggung jawaban dari pihak pengeksekusi.Apakah begitu peraturan negara kita..seperti negara kita masih dalam terjajah….

    Balas

  14. Posted by donny robyanto on 30/07/2012 at 21:08

    bapak saya membeli tanah dari orangtuanya (Kakek saya) tahun 1979 dari petok D dengan bukti akata jual beli dan sertifikat atasnama bapak saya. Sekarang ini Pihak BPN dituntut oleh saudara bapak saya untuk membatalkan sertifikat atasnama bapak saya dengan bukti sertifikat atas nama kakek saya yang tenyata belum dipecah. Bapak saya dan kakek saya sudah meninggal dan para saksi di AJB sudah meninggal juga. Ada satu saksi yang hidup tapi dia tidak mengakui bertanda tangan, padahal dia bertanda tangan di AJB dan Surat peryataan dari desa (waktu itu dia sebagai kepala desa) tentang luas petok D atasnama Kakek saya yang dibeli seluas….. oleh bapak saya dan berstempel desa. Tolong Pak dijelaskan tentang kekuatan status tanah bapak saya dan status kesaksian dari mantan lurah tersebut. Sebelumnya sya ucapkan terima kasih.

    Balas

    • Sejak adanya UU No. 5 Tahun 1960, setiap transaksi tanah harus dilakukan dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) kalau jual beli tanah tersebut tidak dilakukan di hadapan PPAT maka jual belinya batal.

      Balas

  15. Kekuatan bukti Keterangan saksi-saksi dalam persidangan perkara perdata.apakah dapat di ambil keterangannya di luar persidangan.Saksi-saksi yang yang harus hadir di persidangan untuk menyatakan suatu kebenaran kepemilikan tanah dalam obyek sengketa.

    Balas

  16. Posted by uzaki on 02/09/2012 at 07:53

    saya mau tanya pak… kakak saya diberi tanah oleh ibu saya dengan syarat tidak akan diberikan/dijual kepada orang lain.. tapi kakak saya sudah membuat 2 Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) dengan nama yang sama dan 1 SKPT sudah dialihkan kepemilikannya kepada orang lain melalui Notaris.
    apakah surat dari Notaris tersebut dapat digugat?

    Balas

    • SKPT dapat dijadikan dasar untuk mengajukan pensertifikatan tanah disertai dengan syarat-syarat lainnya. Dengan SKPT berarti orang yang tertera di dalam SKPT adalah satu-satunya pihak yang menguasai tanah tersebut. Sehingga selaku orang yang menguasai tanah dapat melakukan tindakan hukum apapun terhadap tanah tersebut termasuk menjualnya. Bagaimana apabila tanah tersebut berasal dari pemberian dengan syarat tanah tersebut tidak boleh dijual atau dialihkan? Apabila memang terdapat bukti bahwa pemberiannya ada syarat tertentu harus dibuktikan dulu adanya syarat_syarat tertentu dengan bukti tertulis atau saksi (bukan dari keluarga). Baru dapat mengajukan gugatan pembatalam jual belinya.

      Balas

  17. pak tanah kami diserobot oleh oknum kodim,bagaimana kami menyelesaikannya kelurahan dan kepolisian tidak menanggapi laporan kami mohon bantuanya

    Balas

  18. Posted by agus wibisana on 22/01/2013 at 17:27

    pak saya mau tanya, ada perikatan kredit bank dengan akta perjanjian bawah tangan akan tetapi disertai hak tanggungan yang dibuat ppat, kemudian macet dan sudah dilelang lebih dari 1 tahun, sekarang baru diperkarakan karena debitur merasa lelang harganya tidak sesuai. akan tetapi akta bawah tangan sudah tidak ada hanya ada copy, bagaimana kekuatannya?

    Balas

  19. Posted by askari on 23/01/2013 at 22:49

    ass…pak saya mau tanya nich…bagaimana status hukum terhadap jual beli yang belum dibalik namakan kepada sipembeli oleh sipenjual sedangkan jual belinya sudah selesai..dan apa dasar hukumnya…

    Balas

  20. ass .. pak saya mau nanya problem saya ,orang tua saya mempunyai 6 saudara ,, dan di adat minang yang hanya mendapatkan harta warisan hanyalah perempuan,,,
    ibu saya mempunyai 3orang saudara perempuan,, dan di dalam isi surat wasiat yang tertulis itu ,,harta tanah/sawah yang punya nenek di bagi 4 untuk saudara perempuan di bagi se adil adil nya,, dan nyatanya sekarang ini ,akan di bagi 5 itu pun ibu saya tidak bibagi,, surat wasiat itu ada di tangan saya dan saya pun sudah menghubungu orang yang tertua di kampung saya yang ikut serta menandatangani surat wasiat itu,,,kalau saya usut ke meja hijau ,, menurut bapak bagai mana??

    please needed fast respon ,, thanks before bapak yang terhormat .

    Balas

  21. Posted by dedi on 14/02/2013 at 22:23

    ass pak…ibu saya membeli tanah bersama saudara laki-lakinya dan suratnya atas nama ibu saya yang mana atas kesepakatan bersama saudara laki-lakinya diatas notaris yang berbunyi ” tanah tersebut dimiliki oleh dua orang dan apabila tanah tersebut mau dijual harus disetujui oleh kedua belah pihak “setelah berjalannya waktu saudara laki-lakinya mau menjual tanah tersebut tetapi ibu saya tidak mau,dan memberikan solusi bagaimana tanah ini dipecah suratnya dan dibagi dua,tetapi saudara lakinya tidak mau,,,akhirnya saudara lakinya menggugat ibu saya…yang mau saya tanyakan langkah hukum apa yang diambil…trims pak

    Balas

    • gugatannya ke pengadilan mana?

      Balas

    • Apabila dalam kesepakatan telah disepakati tanah dijual berdasarkan kesepakatan kedua pihak salah satu pihak tidak mau menjual maka tidak akan bisa dilakukan jual beli secara sepihak. Karena sudah ada gugatan harus dihadapi gugatannya dan dalam proses mediasi bisa ditawarkan lagi kemungkinan tanah dipecah. Apabila tidak ada perdamaian ajukan saja gugatan balik menuntut agar tanah dipecah dan ditentukan bagian masing-masing.

      Balas

  22. Posted by vika on 17/02/2013 at 09:29

    pak mau tanya….kalo bukti yg saya tujukan untuk kasus cerai saya karena ada wil, adalah berupa capture dari sms, twitter gmn? karena semua saksi takut bersaksi di pengadilan karena takut ada efeknya di belakang. kalo misal saya bikin semacem rekaman video dengan menginterogasi para saksi kira2 bisa/g kemudian saya serahkan ke pengadilan? tgl 21 besok adalah sidang lanjutan untuk pengajuan saksi dari pihak saya…terimakasih

    Balas

    • Photo dan sms tidak dapat dijadikan bukti apabila berdiri sendiri harus didukung dg alat bukti lain mis. Saksi. Rekaman video yg berisi keterangan saksi tidak dapat dijadikan bukti. Keterangan saksi harus disampaikan di dalam persidangan video keterangan saksi tidak dpt dijadikan bukti.

      Balas

      • Posted by vika on 18/02/2013 at 11:11

        ok, berarti memang harus ada saksi yang hadir di pengadilan ya pak….waduh…..masalahnya semua saksi kebanyakan berasal dari keluarga pihak lawan…..sementara ada banyak bukti sms ato twitter….fuh…..hopeless!!!makasih pak informasinya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 182 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: